9.09.2010

30 Ramadhan 1431

Hari dimana manusia mengalami sebuah dilema atau gejolak jiwa yang dirasakan setiap tahunnya. Sebuah dilema karena dihari itu mereka akan meninggalkan sebuah bulan yang penuh dengan ketenangan, berkah, dan amal yang lebih dari bulan bulan yang lainnya, tapi disatu sisi mereka bahagia karena akan menyambut sebuah hari dimana hari itu dirasakan seluruh umat Islam di seluruh dunia, hari besar bagi umat Islam yaitu Hari Raya Idhul Fitri. Penyambutan akan hari raya pun berbeda beda di setiap negara. Namun ada sebuah kesamaan untuk menyambut Idhul Fitri, yaitu dikumandangkannya takbir di setiap masjid di manapun itu berada. Sebuah takbir yang menggema di udara dan saling berebut bagaikan induk yang mencarikan makan anaknya, hanya untuk menandakan bahagianya mereka menyambut hari raya. Hari ini Indonesia menyambutnya dengan senyum bahagia, meskipun masih meninggalkan beberapa noda yang belum bisa di hapus dengan sempurna. Noda yang tanpa disengaja mengotori diri bangsa dan hari raya. Beberapa isu merebak disini atau disana tentang pemerintahan yang menduduki istana atau tentang pemindahan ibu kota dikarenakan padatnya Kota Jakarta. Noda noda itu masih tertinggal di pakaian Indonesia, yang akan digunakan untuk menyambut hari raya. Bercak itu tidak akan hilang sempurna, tapi banyak cara untuk membersihkannya. Selamat Hari Raya bagiku atau bagi kamu semua.

9.05.2010

unutmam seni turkiye

perjalanan selepas pergelutan otak.


kebahagiaan gratisnya makan, memenuhi undangan ali hoca :D

 pahlawan bertopeng...haha. 
sama udin di depan sekolah.

blue mosque(fatih sultan ahmet camii). apanya yang biru?


hamilton naik mobil ini nyampe Dubai(kelihatan boongnya).


kan akhirya pengen foto foto juga :)


dialah yang mengajarkan saya arti hidup yang sebenarnya. :/

2.09.2010

awal ku berekspresi lewat blog

oke....
2 September 2010, hari dimana awalan aku mencoba untuk berekspresi, bercerita, menguai pemikiran, melukis setiap huruf yang disusun menjadi kata lalu metamorfosa jadi frasa tumbuh menjadi kalimat dan seterusnya. Blog adalah korban selanjutnya. kenapa aku mencoba menuangkan kegilaan lewat blog, karena aku udah bosan menggilai kertas ataupun komputer jinjing(baca: laptop). So,jangan heran klo tulisan ini memang memuakkan.